Mengenal DIRFloortime®: Terhubung dengan Anak, Mendukung Perkembangannya
Pada dasarnya, setiap orang tua ingin dapat terhubung dengan anaknya—berkomunikasi, membangun hubungan yang penuh afeksi dan pengertian, serta merasa aman satu sama lain. Namun, bagi sebagian orang tua anak berkebutuhan khusus, terutama dengan kondisi neurodevelopmental seperti Autism dan/atau ADHD, keterhubungan ini sering kali terasa sulit terbangun. Orang tua dan anak sama-sama menghadapi tantangan dalam berkomunikasi dan memahami satu sama lain.
Orang tua dapat merasa bingung mengapa anaknya marah karena sepatunya diletakkan di rak paling atas, bukan di rak bawah seperti biasanya. Di sisi lain, orang tua juga dapat merasa kesulitan membangun komunikasi ketika anak tampak terus-menerus terpaku pada kipas yang berputar di langit-langit ruangan. Situasi-situasi seperti ini bukanlah hal sepele. Keterhubungan antara anak dan orang tua merupakan fondasi penting bagi perkembangan lintas aspek sang anak secara optimal.
Melalui pendekatan DIRFloortime®, praktisi membersamai orang tua dan anak untuk saling mengenal, membangun hubungan yang aman dan bermakna, sehingga perkembangan anak dapat didukung dengan lebih utuh.
Apa itu DIRFloortime®?
DIRFloortime® adalah pendekatan yang mendukung perkembangan anak melalui pemahaman terhadap perbedaan individual serta relasi yang aman dan bermakna. DIR merupakan singkatan dari Developmental, Individual Differences, and Relationship-based, yaitu tiga fondasi utama dalam pendekatan ini.
Pendekatan ini dikembangkan oleh Dr. Stanley Greenspan dan Dr. Serena Wieder sejak tahun 1970. Pendekatan ini digunakan secara luas dalam praktik lintas bidang—klinis, pendidikan, dan berbagai terapi lainnya—untuk mendukung anak hingga remaja dengan berbagai kebutuhan perkembangan, termasuk Autism Spectrum Disorder (ASD), ADHD, tantangan regulasi emosi, serta kesulitan sosial dan komunikasi.
Apa yang Dilakukan dalam Sesi DIRFloortime®?
Dalam sesi DIR Floortime, praktisi dan orang tua bersama-sama mempelajari perkembangan sosio-emosional anak (developmental). Orang tua juga diberikan ruang untuk berefleksi mengenai respons emosional dan relasional mereka sendiri terhadap anak.
Selanjutnya, anak dipahami melalui lensa perbedaan individual (individual differences). Setiap anak memiliki cara unik dalam memproses dunia di sekitarnya. Misalnya, ada anak yang sangat sensitif terhadap suara sehingga mudah kewalahan di lingkungan yang ramai, sementara anak lain justru membutuhkan stimulus suara tertentu agar dapat terlibat dan memperhatikan. Perbedaan ini merupakan bagian dari keberagaman sistem syaraf manusia yang kaya, dan menjadi pintu masuk penting untuk memahami dunia anak.
Ketika orang dewasa memahami perbedaan individual ini, mereka dapat masuk ke dalam dunia anak dan membangun hubungan (relationship) yang aman dan responsif. Anak pun merasa dipahami dan termotivasi secara alami untuk terlibat, berkomunikasi, hingga terdorong untuk menjelajahi tahapan perkembangan berikutnya bersama dengan orang tua yang ia percaya.
Sebagai contoh, orang tua yang memahami profil sensori anak dapat menggunakan suara, gestur, dan permainan yang sesuai untuk membantu anak merasa teregulasi. Dari aktivitas sederhana seperti menyusun barisan mobil berdasarkan warna, anak dapat merasa senang dan terhubung dengan orang tua. Kemudian, interaksi dapat dikembangkan menjadi permainan yang lebih fleksibel dan imajinatif, seperti orang tua berpura-pura salah menaruh mobil dengan warna tertentu (plafully challenge the child), sehingga anak belajar beradaptasi, berkomunikasi lebih panjang dengan memberitahu orang tua cara bermain yang tepat, hingga membangun relasi dua arah yang bermakna. Relasi yang aman dan responsif inilah yang menjadi “mesin” utama perkembangan anak.
Bagaimana Rangkaian Sesi DIRFloortime®
Sesi DIR Floortime melibatkan rangkaian proses yang meliputi asesmen pra-intervensi, pelatihan dan pendampingan orang tua, sesi bersama anak, serta evaluasi berkala setiap 10-15 pertemuan.
Pendekatan ini tidak terbatas pada sesi terapi saja. DIR Floortime dirancang agar dapat diterapkan dalam berbagai situasi sehari-hari, sehingga orang tua dan pengasuh lainnya dapat mendukung perkembangan anak secara berkelanjutan. Layaknya olahraga yang dilakukan secara rutin untuk memperkuat otot, interaksi harian yang konsisten dan bermakna akan memberikan dampak yang lebih optimal bagi perkembangan anak.
Untuk Siapa DIRFloortime® itu?
Pendekatan ini dapat digunakan untuk anak:
- dengan ASD, ADHD, atau kebutuhan neurodevelopmental lainnya
- dengan kesulitan regulasi emosi
- yang tampak menarik diri atau mudah frustrasi
- yang mengalami tantangan relasi sosial dan komunikasi
DIR®/Floortime™ membantu anak berkembang melalui hubungan yang aman, responsif, dan bermakna. Jika Anda ingin memahami perkembangan dan karakteristik individual anak secara lebih mendalam, serta membangun keterhubungan yang lebih aman dan bermakna dengan mereka, konsultasi dengan profesional dapat menjadi langkah awal yang penting.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan berbasis DIR Floortime, silakan menghubungi Irenity Mind Clinic.
Sumber: www.ICDL.com
